Preaload Image

Berkah Di Tengah Wabah

Gelaran PPDB 2020 ini memang banyak memainkan gejolak pikiran dan jiwa kita. Bukan cuma disebabkan oleh Covid-19 dan segala dampaknya, tetapi juga berbagai kebijakan di tingkat daerah yang dinilai memberatkan orang tua dan calon siswa. Sekolah-sekolah pun dibuat kebingungan, bukan hanya soal PPDB Online tetapi juga Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang mayoritas masih akan dijalankan di Indonesia selama masa pandemi ini.

Kekhawatiran pun meluas, sistem pembobotan nilai yang dirasa tidak fair, prioritas dan pengurutan yang dinilai rawan manipulasi, hingga kebijakan Pemerintah yang terkesan memberatkan sebagian kalangan. Wajar apabila hati masyarakat dibuat resah memikirkan putra-putrinya bisa bersekolah di mana. Apalagi dari 670 ribu lebih lulusan SMP di Jawa Barat tahun 2020 ini, hanya tersedia alokasi 41% atau 282 ribu saja kuota penerimaan di SMA/SMK Negeri di Jawa Barat.

Di luar beragam problematika tadi, peluang justru ditangkap dengan baik oleh salah satu SMK terbaik di Bandung. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, SMK Telkom Bandung membuka penerimaan 11 kelas untuk tahun ajaran 2020/2021. Membludaknya peminat ini menjadi berkah tersendiri bagi SMK yang berada di Kawasan strategis Bandung Technoplex Dayeuhkolot ini.

“Bulan Juni kemarin pendaftar sudah melampaui target kami, rencana sudah akan kami tutup tetapi permintaan masyarakat begitu tinggi. Akhirnya kami buka kelas-kelas tambahan agar peluang masuk bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan berkualitas bisa semakin banyak,” ungkap Kepala SMK Telkom Bandung Dr. Daduk Merdika Mansur, S.T., M.M.

Suasana Tes PPDB Online di SMK Telkom Bandung

PPDB di SMK Telkom sendiri sudah sepenuhnya dengan sistem online, dari pendaftaran, seleksi, sampai pengumuman semua bisa dilakukan dari rumah dengan mudah. Untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) jangan ditanya lagi, bahkan sebelum pandemi Covid-19 memaksa KBM melalui PJJ pun, SMK Telkom Bandung telah memiliki sistem pembelajaran online menggunakan Google Apps for Education (GAFE). Sistem ini tidak hanya memudahkan siswa/i belajar dari rumah, tetapi Guru pun lebih efektif dan efisien dalam melakukan pengajaran. Fondasi digital yang kuat ini menjadi salah satu faktor penting yang membuat SMK Telkom Bandung diganjar Juara 3 SMK TIK Terbaik se-Jawa Barat pada 2019.

Pandemi ini memberikan pengalaman dan pelajaran luar biasa bagi dunia pendidikan di dunia. Namun, meskipun kondisi kesehatan dan ekonomi kita dihantam keras karena Covid-19, optimisme pendidikan harus terus ditumbuhkan. Sekolah saat ini memang tidak bisa menjadi tempat belajar secara fisik, tapi kini sekolah harus bertransformasi menjadi ruang bertukar gagasan, ruang menyiapkan diri menghadapi kehidupan yang penuh disrupsi, dan ruang menumbuhkembangkan optimisme untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Bagian Artikel Ini

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *