SMK Telkom Bandung

Jobfair SMK Telkom Bandung 2024: Solusi Keterserapan Alumni

Bandung, 10 Oktober 2024 — SMK Telkom Bandung sukses menggelar acara Job Fair 2024 yang berlangsung pada hari Kamis, 10 Oktober 2024, dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Bertempat di lingkungan SMK Telkom Bandung, acara ini menghadirkan berbagai kegiatan seperti Career Expo, Talkshow, dan Workshop yang bertujuan untuk mempersiapkan lulusan SMK menghadapi dunia kerja.

 

Hadir dalam acara ini sejumlah tamu penting, termasuk GM PT. Telekomunikasi Indonesia Witel Jawa Barat, Bapak Ferry Zuljana, S.T., M.M. beserta jajaran dan Kabid. Perencanaan Tenaga Kerja dan Informasi Pasar Kerja Disnaker Kab. Bandung, Bapak Moh. Zumhan A.B., S.T., M.M. beserta jajaran. Jajaran pejabat pendidikan dan industri turut serta memeriahkan acara, termasuk Ketua MKKS SMK Kab. Bandung, Ibu Dra. Cucu Kurniati Nurlia, Kepala SMA Telkom Bandung, Bapak Tedi Sugiarto, S.Pd., Kepala SMK Telkom Pariwisata, Ibu Khadafiah Hilmi, S.Pd, M.M., Kepala SMP Telkom Bandung, Bapak Alit Munawar Holil, S.Pd., M.M.Pd., dan Ketua BKK Provinsi Jawa Barat, Bapak Deni Rustendi, S.Kom., M.M.Pd..

 

Acara ini diikuti oleh 22 perusahaan dari berbagai sektor dan daerah, yang membuka kesempatan kerja bagi lebih dari 650 pelamar. Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Ruli Afian, S.Pd., M.Si., menyatakan bahwa tingginya partisipasi perusahaan dan pelamar ini menjadi bukti keberhasilan SMK Telkom Bandung sebagai lembaga pendidikan vokasi yang mampu mempersiapkan siswanya untuk menghadapi tuntutan dunia industri.

 

Rosyanto, M.Pd., Kepala SMK Telkom Bandung, menambahkan bahwa acara job fair ini sejalan dengan visi SMK Pusat Keunggulan, yang bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan lulusan agar bisa diserap oleh industri. “Ini juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa kelas X dan XI dalam memahami proses pencarian kerja,” tambahnya.

 

Dalam sambutannya, Bapak Ferry Zuljana, GM. PT. Telekomunikasi Indonesia menyampaikan pentingnya pendidikan sebagai alat untuk mencapai lompatan lebih jauh dalam kehidupan dan karier, senada dengan visi perusahaan untuk berkontribusi pada kemajuan pendidikan di Indonesia.

Sementara itu, Bapak Moh. Zumhan A.B., dari Disnaker Kab. Bandung, menggarisbawahi pentingnya peran semua pihak dalam mengatasi pengangguran. “Pengangguran di wilayah Kab. Bandung tercatat sebanyak 6,2% atau sekitar 122.000 orang. Menurunkan angka ini merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor swasta,” tuturnya.

Acara ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para lulusan SMK dan pelajar untuk lebih siap dan kompeten dalam menghadapi persaingan di dunia kerja, sekaligus membantu mengurangi tingkat pengangguran di wilayah Kabupaten Bandung.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *